Senin, 22 Agustus 2011

tutup buku

Selalu saja.. Setiap kali aku sudah merasa tenang dan nyaman, sudah bisa makan dengan selera, dan sudah bisa tertawa dengan lega, kamu datang lagi mengacaukan segalanya.. Membuat hari yang semula cerah ceria menjadi buruk begitu saja..

Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan.. Berhentilah memperlakukanku seolah benar-benar masih ada kata 'kita'.. Pergilah, dan jangan membahas lagi apa yang telah aku tinggalkan, aku tidak akan mengambilmu kembali, tidak sekalipun hanya sepotong kuku..

Perasaanku sudah menguap sejak lama, berhentilah mengira itu masih tetap ada.. Aku bilang tidak, bahkan tidak secuil pun di sudut terjauhnya.. Kesalahanku kemarin hanya satu: menunda-nunda melarikan diri darimu.. Aku akan mengatakannya berulangkali, sampai tertanam di kepalamu dan kamu menjadi sedikit lebih mengerti..


Lepaskan aku dan carilah perempuan yang lebih mengertimu.. Masih ada banyak yang lebih dari aku.. Bukan karena aku peduli padamu.. Bukan karena aku ingin kamu bahagia.. Aku hanya ingin kamu pergi dan tak lagi menggangguku..


Karena sudah kubilang berulangkali kepadamu, bukan?! Hiduplah dalam kehidupanmu sendiri.. Bukan dalam kehidupanku.. Tidak pula dalam kehidupanmu dan tetap bersamaku..


Sekali kubilang selamat tinggal, maka tidak akan ada aku mengucap selamat datang, tidak juga berkata sampai jumpa lagi..


Ini sudah final.. Sudah titik.. Bukunya sudah aku tutup.. Dan aku bakar hingga mengabu.. Lalu tertiup angin.. Terbang menjauhiku..

Dan menghilang di depan mataku..


#Biarkan saja aku.. Aku sudah lega hidup tanpamu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar