hahaha sebenernya ini udah lama banget tapi gue mau bagi-bagi kebahagiaan sama lo semuaaaa HAHAHH
sebenernya ulang tahun gue tanggal 12 juli berhubung itu pra-mos anak2 jadi gue memutuskan untuk datang ke Jakarta padahari minggu (kenapa gak sabtu dibekasi gak libur coy-_-)
gue dateng sekitar jam 12an ke rumah dira dan karna gue udah biasa kerumahnya gue buka pagernya dan langsung masuk ke kamarnya dan.......
JENGJENG DUNG DUNG TRAK TRAKKKK
gue menemukan 3 wanita yang gila dira sama aling lagi tiduran di kasur dan rizqa lagi main notebook sendirian alhasil gue dicuekin -___-
aling: dih ngapain lo disini?emang ada yang ngajak lo ya?
gue: *sekut tak berdaya diusir*
dira:emang ada yang ngundang lo ke sini ya dek?
rizqa masih diem aja,dia asik maen notebook *bantuin gue duuuuuuuuuutt* teriak gue dalem hati tetep aja dia gak ngerespon panggilan hati seorang anak yang dianiaya oleh sahabat2 laknatnya -___-
akhirnya pun gue berkaca-kaca disitu bercampur kesel gedek gondok alaaaah semuanya lah udah capek2 dari bekasi ke jakarta dan disuruh pulang ngenes gak tuh -__-
akhirnya gue memutuskan untuk pulang, gue keluar dari kamar dira dan segera lari pengen pulangggggggggg!!!
dira pun mengejar gue dia nahan gue buat gak pergi aaaaaa india banget -_- tapi ini seriusan.
setelah dibujuk2 akhirnya gue mau masuk lagi ke tempat siksaan yang tadi lagi yaitu kamar dira
dan tiba-iba muncullah aling dengan kue yang gue tau pasti dibikin dadakan dan karton yang berisikan HAPPY BIRTHDAY buat gue dan ucapan2 yang bener2222 ngaco dari sahabat-sahabat gue itu.
intinya gue gondok kesel banget tadi tapi makasih banget buat harina yaaaa wanita-wanita terkutuk :*
Senin, 22 Agustus 2011
cerita tentang perempuan bodoh
Dia...perempuan bodoh itu...yang mencintai lelaki hanya dari pegangan tangan itu lagi2 menangis...Untuk alasan yang sama...untuk kesekian kalinya.
aku sudah memberikan semua yang terbaik untuk nya, mendukung nya, menyayanginya, membelainya disaat tidur, menunggu hari libur untuk bersamanya, selalu tersenyum demi dia, mendengarkan semua ceritanya, mendoakannya disaat malam datang, menghawatirkannya saat dia pulang terlambat, mengatakan padanya kalau aku mencintainya, dan dari itu semua...dia tak pernah sedikitpun bertindak seperti orang yang benar-benar mencintaiku...
"perempuan bodoh itu...terisak dalam rasa cintanya sendiri"
Salah kah kalau aku sebagai perempuan ingin perhatian lebih dari lelaki ku sendiri, ingin dia memanjakan ku seperti kekasih yang sangat dia cintai, ingin mendapatkan perlakuan spesial seakan lelaki ku tidak ingin kehilangan ku dan tidak ingin lama berada jauh dariku...
"malang betul perempuan bodoh itu, hanya bisa bermain didalam angan-angannya yang tidak pernah bisa menjadi kenyataan"
perempuan bodoh itu masih ditempatnya semula, masih berfikir, mengapa dan kenapa, dan perlukah aku meniggalkan lelaki ku...demi untuk kebahagian nya dan ketenangan ku...
supaya lelaki ku bisa menghargai...
aku sudah memberikan semua yang terbaik untuk nya, mendukung nya, menyayanginya, membelainya disaat tidur, menunggu hari libur untuk bersamanya, selalu tersenyum demi dia, mendengarkan semua ceritanya, mendoakannya disaat malam datang, menghawatirkannya saat dia pulang terlambat, mengatakan padanya kalau aku mencintainya, dan dari itu semua...dia tak pernah sedikitpun bertindak seperti orang yang benar-benar mencintaiku...
"perempuan bodoh itu...terisak dalam rasa cintanya sendiri"
Salah kah kalau aku sebagai perempuan ingin perhatian lebih dari lelaki ku sendiri, ingin dia memanjakan ku seperti kekasih yang sangat dia cintai, ingin mendapatkan perlakuan spesial seakan lelaki ku tidak ingin kehilangan ku dan tidak ingin lama berada jauh dariku...
"malang betul perempuan bodoh itu, hanya bisa bermain didalam angan-angannya yang tidak pernah bisa menjadi kenyataan"
perempuan bodoh itu masih ditempatnya semula, masih berfikir, mengapa dan kenapa, dan perlukah aku meniggalkan lelaki ku...demi untuk kebahagian nya dan ketenangan ku...
supaya lelaki ku bisa menghargai...
like you'll never see me again
If I had no more time
No more time left to be here
Would you cherish what we had?
Was it everything that you were looking for?
If I couldn't feel your touch
And no longer were you with me
I'd be wishing you were here
To be everything that I'd be looking for
I don't wanna forget the present is a gift
And I don't wanna take for granted the time you may have here with me
'Cause Lord only knows another day is not really guaranteed
So every time you hold me
Hold me like this is the last time
Every time you kiss me
Kiss me like you'll never see me again
Every time you touch me
Touch me like this is the last time
Promise that you'll love me
Love me like you'll never see me again
No more time left to be here
Would you cherish what we had?
Was it everything that you were looking for?
If I couldn't feel your touch
And no longer were you with me
I'd be wishing you were here
To be everything that I'd be looking for
I don't wanna forget the present is a gift
And I don't wanna take for granted the time you may have here with me
'Cause Lord only knows another day is not really guaranteed
So every time you hold me
Hold me like this is the last time
Every time you kiss me
Kiss me like you'll never see me again
Every time you touch me
Touch me like this is the last time
Promise that you'll love me
Love me like you'll never see me again
i love this 11
1. It hurts to love someone and not be loved in return. But what is more painful is to love someone and never find the courage to let that person know how you feel.
2. A sad thing in life is when you meet someone who means a lot to you, only to find out in the end that it was never meant to be and you just have to let go.
3. The best kind of friend is the kind you can sit on a porch swing with, never say a word, and then walk away feeling like it was the best conversation you've ever had.
4. It's true that we don't know what we've got until we lose it, but it's also true that we don't know what we've been missing until it arrives.
5. It takes only a minute to get a crush on someone, an hour to like someone, and a day to love someone-but it takes a lifetime to forget someone.
6. Don't go for looks, they can deceive. Don't go for wealth, even that fades away. Go for someone who makes you smile because it takes only a smile to make a dark day seem bright.
7. Dream what you want to dream, go where you want to go, be what you want to be. Because you have only one life and one chance to do all the things you want to do.
8. Always put yourself in the other's shoes. If you feel that it hurts you, it probably hurts the person too.
9. A careless word may kindle strife. A cruel word may wreck a life. A timely word may level stress. But a loving word may heal and bless.
10. The happiest of people don't necessarily have the best of everything they just make the most of everything that comes along their way.
11. Love begins with a smile, grows with a kiss, ends with a tear. When you were born, you were crying and everyone around you was smiling. Live your life so that when you die, you're the one smiling and everyone around you is crying. .
2. A sad thing in life is when you meet someone who means a lot to you, only to find out in the end that it was never meant to be and you just have to let go.
3. The best kind of friend is the kind you can sit on a porch swing with, never say a word, and then walk away feeling like it was the best conversation you've ever had.
4. It's true that we don't know what we've got until we lose it, but it's also true that we don't know what we've been missing until it arrives.
5. It takes only a minute to get a crush on someone, an hour to like someone, and a day to love someone-but it takes a lifetime to forget someone.
6. Don't go for looks, they can deceive. Don't go for wealth, even that fades away. Go for someone who makes you smile because it takes only a smile to make a dark day seem bright.
7. Dream what you want to dream, go where you want to go, be what you want to be. Because you have only one life and one chance to do all the things you want to do.
8. Always put yourself in the other's shoes. If you feel that it hurts you, it probably hurts the person too.
9. A careless word may kindle strife. A cruel word may wreck a life. A timely word may level stress. But a loving word may heal and bless.
10. The happiest of people don't necessarily have the best of everything they just make the most of everything that comes along their way.
11. Love begins with a smile, grows with a kiss, ends with a tear. When you were born, you were crying and everyone around you was smiling. Live your life so that when you die, you're the one smiling and everyone around you is crying. .
does fade with the time?
ketika kamu terpaku pada dia dan tidak mampu melihat kebaikan dari mereka yang lain.
ketika kamu rela melakukan apapun demi dia tanpa menghitung untung rugi yang kamu dapat.
ketika kamu terbakar setengah mati melihat dia berbagi tawa dengan yang lain.
ketika kamu bersedia menerima semua kekurangan yang dia punya, karena bahkan, kamu sudah bisa untuk tidak melihat segala kekurangannya.
itu,
ketika kamu sedang jatuh cinta.
kamu boleh masuk dan menari lepas di dalamnya.
tapi tidak ada satu orangpun yang berani menjamin bahwa rasa pada dada kamu akan selamanya di sana.
dan kali ini, waktu yang memerankan sang antagonis.
waktu tidak perduli akan segala tangis atau pengorbanan yang telah kamu buang untuk dia.
waktu tidak mempunyai rasa belas kasih hanya untuk mengizinkan kamu kembali memperbaiki kesalahan.
waktu bahkan dapat berlari begitu cepat meninggalkan kamu dan dia.
tiba tiba saja waktu menghapus semuanya.
menyisakan kehampaan yang menggantikan sebuah senyuman.
kemana perginya setiap getaran ketika dia memanggilmu sayang?
atau kehangatan yang ikut memeluk saat kamu tertawa bersamanya?
dia pernah menjanjikan kebersamaan yang tidak terbatas,
dan kamu balas menjanjikan kenyamanan yang tidak pernah berubah.
tapi ketika waktu mulai berlakon,
kamu dan dia hanya mampu terdiam,
atau ironisnya,
saling menyalahkan satu sama lain.
mereka berkata tidak ada yang abadi,
tapi kamu dan dia dulu terlalu naif,
dengan congkaknya tertawa dan terus melangkah bersama.
dan kini hanya waktu yang tertawa melihat kamu dan dia berdiri di persimpangan.
tapi waktu tidak selalu yang terakhir berdiri tegap,
karena ketika kamu dan dia dapat meredam semua keegoisan,
menyelaraskan semua perbedaan,
menghargai setiap kenangan,
dan tidak tunduk terhadap peranan waktu,
maka kamu dan dia,
akan kembali tertawa dan merebut gelar waktu sebagai pemenang.
jadi,
apa kita akan menyerah terhadap waktu, atau bertaruh atas semua kenangan dan janji yang telah terukir untuk mengalahkan waktu?
ketika kamu rela melakukan apapun demi dia tanpa menghitung untung rugi yang kamu dapat.
ketika kamu terbakar setengah mati melihat dia berbagi tawa dengan yang lain.
ketika kamu bersedia menerima semua kekurangan yang dia punya, karena bahkan, kamu sudah bisa untuk tidak melihat segala kekurangannya.
itu,
ketika kamu sedang jatuh cinta.
kamu boleh masuk dan menari lepas di dalamnya.
tapi tidak ada satu orangpun yang berani menjamin bahwa rasa pada dada kamu akan selamanya di sana.
dan kali ini, waktu yang memerankan sang antagonis.
waktu tidak perduli akan segala tangis atau pengorbanan yang telah kamu buang untuk dia.
waktu tidak mempunyai rasa belas kasih hanya untuk mengizinkan kamu kembali memperbaiki kesalahan.
waktu bahkan dapat berlari begitu cepat meninggalkan kamu dan dia.
tiba tiba saja waktu menghapus semuanya.
menyisakan kehampaan yang menggantikan sebuah senyuman.
kemana perginya setiap getaran ketika dia memanggilmu sayang?
atau kehangatan yang ikut memeluk saat kamu tertawa bersamanya?
dia pernah menjanjikan kebersamaan yang tidak terbatas,
dan kamu balas menjanjikan kenyamanan yang tidak pernah berubah.
tapi ketika waktu mulai berlakon,
kamu dan dia hanya mampu terdiam,
atau ironisnya,
saling menyalahkan satu sama lain.
mereka berkata tidak ada yang abadi,
tapi kamu dan dia dulu terlalu naif,
dengan congkaknya tertawa dan terus melangkah bersama.
dan kini hanya waktu yang tertawa melihat kamu dan dia berdiri di persimpangan.
tapi waktu tidak selalu yang terakhir berdiri tegap,
karena ketika kamu dan dia dapat meredam semua keegoisan,
menyelaraskan semua perbedaan,
menghargai setiap kenangan,
dan tidak tunduk terhadap peranan waktu,
maka kamu dan dia,
akan kembali tertawa dan merebut gelar waktu sebagai pemenang.
jadi,
apa kita akan menyerah terhadap waktu, atau bertaruh atas semua kenangan dan janji yang telah terukir untuk mengalahkan waktu?
coretaaan tentang kamuu
ini tentang kamu.
kamu selalu memasang sabuk pengaman terlebih dahulu sebelum memakainya melingkari tubuh kamu.
kamu membiarkan televisi menyala selama kamu tidur sampai terbangun esok paginya.
kamu jarang langsung menghabiskan makanan yg kamu suka melainkan menyimpannya di kulkas selama berminggu-minggu, sayang katamu.
kamu tidak suka manis, benci keju dan alergi terhadap makanan laut, tapi kamu bisa menahan semua itu hanya untuk menemani saya yang sangat gila saat memakannya.
kamu pecinta kopi dan teh hijau, tak bisa rasanya melewati satu hari tanpa menyeduh antara keduanya.
kamu tidur dengan lampu yang mati.
kamu seorang yang seringkali gugup saat berbicara tapi bisa menjadi sangat aktif saat automotif menjadi topik yg dbicarakan.
kamu bukan seorang yang jenius yang dapat memecahkan soal akuntansi yang rumit dengan mudah,tp kamu seorang yang cerdas yang tau begitu banyak hal di dunia ini.
kamu seorang pacar yg baik, seorang anak yang merasa sudah dewasa tapi selalu pulang ke rumah seberapapun malamnya hari itu.
kamu lemah jika berhdapan dengan ibu.
kamu kagum terhadap bapak dan terobsesi untuk melebihi kesuksesan beliau, bagus, itu memang seharusnya..
kamu berbakat, tidak hanya dalam satu dua hal. Kamu mempunyai berbagai potensi dan tau akan itu tapi terlalu takut untuk mengembangkannya.
Kamu seorang perokok yang susah lepas terhadapnya, tapi selalu berusaha menahan setengah mati untuk tidak merokok di hadapan saya.
kamu selalu kesal jika saya tidak berkata 'assalamualaikum' sebelum mengahiri pembicaraan di telepon.
kamu bisa menari lepas di hadapan saya saat mendengar lagu favorit kamu.
kamu lebih suka belanja barang - barang mahal walau sedikit demi sedikit tetapi terjamin kualitasnya.
kamu suka melihat perempuan - perempuan berambut pirang.
kamu benci anak pop,tp terkadang saya mendengar kamu ikut bersenandung saat radio memutarkan lagu pop.
Kamu rasis, jawa nomer satu buat kamu.
kamu terkadang memandang remeh indonesia dan islam.
kamu tidak akan bisa mengingat setiap detail kejadian,tp tidak akan pernah bisa lupa saat seseorang menyakiti kamu.
kamu subjektif, satu kali kamu tidak suka terhdap sesuatu, kamu akan selalu memandang buruk hal itu.
kamu suka ikan koi, katanya itu binatang yang pintar.
kamu tidak percaya akan hal hal ghaib, tapi bisa ketakutan setengah mati saat saya ajak menonton film horor.
kamu sempat kehilangan arah saat orang yang berbagi ruang janin denganmu,pergi ke sisi tuhan.
kamu seorang pengemudi mobil yang sangat handal, saya tidak meragukan itu.
kamu seorang yang keras kepala, tidak akan berhenti sampai keinginan kamu tercapai.
kamu selalu suka saat melihat anak kecil.
kamu dengan segala yg kamu punya tidak pernah menjadi besar kepala di depan orang banyak.
Kamu tidak terlalu peduli pada perkataan orang terhadapmu.
kamu tidak gampang untuk langsung berbaur dalam satu komunitas baru,tapi kamu seorang teman yang loyal.
kamu takut terhadap banci, pernah satu kali kamu marah karena saya menyuruh banci menggoda kamu.
kamu seorang yg baik, yang sangat menghargai wanita, yang tidak pernah merendahkan orang kecil, yang selalu berusaha bersikap sopan kepada siapapun.
kamu tidak akan berhenti menggelitiki saya sampai saya menangis.
kamu suka mobil - mobil tua, di masa depan nanti kamu akan memiliknya dengan usahamu sendiri.
kamu ingin rumah tua yang minimalis, cukup rumah kecil tapi dengan halaman belakang yang luas.
kamu seseorang yang bisa selalu membuat saya tertawa bukan hanya tersenyum.
Kamu waswas kepada semua laki-laki yang dekat dengan saya, 'ini kk tercantik di dunia.jadi harus dijaga', begitu katamu.
kamu selalu bisa membuat saya tertawa dalam kondisi apapun.
kamu selalu memasang sabuk pengaman terlebih dahulu sebelum memakainya melingkari tubuh kamu.
kamu membiarkan televisi menyala selama kamu tidur sampai terbangun esok paginya.
kamu jarang langsung menghabiskan makanan yg kamu suka melainkan menyimpannya di kulkas selama berminggu-minggu, sayang katamu.
kamu tidak suka manis, benci keju dan alergi terhadap makanan laut, tapi kamu bisa menahan semua itu hanya untuk menemani saya yang sangat gila saat memakannya.
kamu pecinta kopi dan teh hijau, tak bisa rasanya melewati satu hari tanpa menyeduh antara keduanya.
kamu tidur dengan lampu yang mati.
kamu seorang yang seringkali gugup saat berbicara tapi bisa menjadi sangat aktif saat automotif menjadi topik yg dbicarakan.
kamu bukan seorang yang jenius yang dapat memecahkan soal akuntansi yang rumit dengan mudah,tp kamu seorang yang cerdas yang tau begitu banyak hal di dunia ini.
kamu seorang pacar yg baik, seorang anak yang merasa sudah dewasa tapi selalu pulang ke rumah seberapapun malamnya hari itu.
kamu lemah jika berhdapan dengan ibu.
kamu kagum terhadap bapak dan terobsesi untuk melebihi kesuksesan beliau, bagus, itu memang seharusnya..
kamu berbakat, tidak hanya dalam satu dua hal. Kamu mempunyai berbagai potensi dan tau akan itu tapi terlalu takut untuk mengembangkannya.
Kamu seorang perokok yang susah lepas terhadapnya, tapi selalu berusaha menahan setengah mati untuk tidak merokok di hadapan saya.
kamu selalu kesal jika saya tidak berkata 'assalamualaikum' sebelum mengahiri pembicaraan di telepon.
kamu bisa menari lepas di hadapan saya saat mendengar lagu favorit kamu.
kamu lebih suka belanja barang - barang mahal walau sedikit demi sedikit tetapi terjamin kualitasnya.
kamu suka melihat perempuan - perempuan berambut pirang.
kamu benci anak pop,tp terkadang saya mendengar kamu ikut bersenandung saat radio memutarkan lagu pop.
Kamu rasis, jawa nomer satu buat kamu.
kamu terkadang memandang remeh indonesia dan islam.
kamu tidak akan bisa mengingat setiap detail kejadian,tp tidak akan pernah bisa lupa saat seseorang menyakiti kamu.
kamu subjektif, satu kali kamu tidak suka terhdap sesuatu, kamu akan selalu memandang buruk hal itu.
kamu suka ikan koi, katanya itu binatang yang pintar.
kamu tidak percaya akan hal hal ghaib, tapi bisa ketakutan setengah mati saat saya ajak menonton film horor.
kamu sempat kehilangan arah saat orang yang berbagi ruang janin denganmu,pergi ke sisi tuhan.
kamu seorang pengemudi mobil yang sangat handal, saya tidak meragukan itu.
kamu seorang yang keras kepala, tidak akan berhenti sampai keinginan kamu tercapai.
kamu selalu suka saat melihat anak kecil.
kamu dengan segala yg kamu punya tidak pernah menjadi besar kepala di depan orang banyak.
Kamu tidak terlalu peduli pada perkataan orang terhadapmu.
kamu tidak gampang untuk langsung berbaur dalam satu komunitas baru,tapi kamu seorang teman yang loyal.
kamu takut terhadap banci, pernah satu kali kamu marah karena saya menyuruh banci menggoda kamu.
kamu seorang yg baik, yang sangat menghargai wanita, yang tidak pernah merendahkan orang kecil, yang selalu berusaha bersikap sopan kepada siapapun.
kamu tidak akan berhenti menggelitiki saya sampai saya menangis.
kamu suka mobil - mobil tua, di masa depan nanti kamu akan memiliknya dengan usahamu sendiri.
kamu ingin rumah tua yang minimalis, cukup rumah kecil tapi dengan halaman belakang yang luas.
kamu seseorang yang bisa selalu membuat saya tertawa bukan hanya tersenyum.
Kamu waswas kepada semua laki-laki yang dekat dengan saya, 'ini kk tercantik di dunia.jadi harus dijaga', begitu katamu.
kamu selalu bisa membuat saya tertawa dalam kondisi apapun.
sebuah kotak yang (mungkin) tak akan pernah sampai
akhir akhir ini, aku hampir lupa banyak hal.
aku bahkan sengaja melupakan banyak hal. sementara.
aku bahkan sempat lupa bagaimana rasa nya terluka, patah hati, atau jatuh cinta. aku lupa.
dan hari ini aku semacam tibatiba teringat kembali pada semua rasa.
semacam tersadarkan.
semacam teryakinkan bahwa : aku rapuh.
dulu aku telah memberi sebuah kotak kepada mu. kotak warna warni.
diam diam.
tapi celaka nya, aku lupa mengatakan bahwa ada hati ku tersimpan di dalam nya. terbawa.
aku juga lupa mengatakan bahwa hati itu mudah pecah, mudah remuk dan patah, seperti saat ini.
terlebih hati ku itu penuh akan goresan dan retakan.
aku bahkan tak sempat menuliskan “barang pecah belah” “jangan dibanting” di kotak itu, karena ku pikir semua akan aman tersimpan hingga engkau membuka nya.
atau akan aman hingga engkau menemukannya lalu meletakkan begitu saja di gudang berdebu.
tapi mungkin saja kotak itu tak kan pernah sampai pada mu, terjebak di lautan termangsa hiu.
dan aku memang benarbenar lupa jika hati ku, ku sembunyikan di sana.
rapat. agar orang lain tak meLihat. paket kotak yang bertanggal bulan july 2007 itu.
aku berbisik di antara gemerisik daun daun pucuk pepohonan di hutan hujan tropis musim panas.
tidak kah kau mendengar? tidak?
kau tak pernah tahu jika ada cinta di antara tiap bisikan, tiap kerinduan, dan kata kata.
aku pun tak pernah tahu jika ada itu sejak dulu. hingga ku sadari hari ini.
dan aku mendengar dengan jelas suara mu yang ku sukai. berputar dalam kepala ini. berputar setiap waktu. seperti candu.
bahkan malam ini pun menjerat pilu. dan pagi tersedu sedu.
aku menanti terang, hanya agar hati segera pulang dan menyadarkan. lalu menampar.
ini kah luka ?
ini kah cinta ?
ini kah rasa suka ?
apakah patah hati itu seperti ini ?
aku bisa setegar karang yang tak gentar di terjang badai.
tapi aku bisa serapuh kaca yang akan pecah jika kau sentuh sedikit saja. remuk tak bersisa.
dan aku bertanya:
“kini kotak itu tersesat di mana ? hati ku masih di dalam nya.."
…
aku bahkan sengaja melupakan banyak hal. sementara.
aku bahkan sempat lupa bagaimana rasa nya terluka, patah hati, atau jatuh cinta. aku lupa.
dan hari ini aku semacam tibatiba teringat kembali pada semua rasa.
semacam tersadarkan.
semacam teryakinkan bahwa : aku rapuh.
dulu aku telah memberi sebuah kotak kepada mu. kotak warna warni.
diam diam.
tapi celaka nya, aku lupa mengatakan bahwa ada hati ku tersimpan di dalam nya. terbawa.
aku juga lupa mengatakan bahwa hati itu mudah pecah, mudah remuk dan patah, seperti saat ini.
terlebih hati ku itu penuh akan goresan dan retakan.
aku bahkan tak sempat menuliskan “barang pecah belah” “jangan dibanting” di kotak itu, karena ku pikir semua akan aman tersimpan hingga engkau membuka nya.
atau akan aman hingga engkau menemukannya lalu meletakkan begitu saja di gudang berdebu.
tapi mungkin saja kotak itu tak kan pernah sampai pada mu, terjebak di lautan termangsa hiu.
dan aku memang benarbenar lupa jika hati ku, ku sembunyikan di sana.
rapat. agar orang lain tak meLihat. paket kotak yang bertanggal bulan july 2007 itu.
aku berbisik di antara gemerisik daun daun pucuk pepohonan di hutan hujan tropis musim panas.
tidak kah kau mendengar? tidak?
kau tak pernah tahu jika ada cinta di antara tiap bisikan, tiap kerinduan, dan kata kata.
aku pun tak pernah tahu jika ada itu sejak dulu. hingga ku sadari hari ini.
dan aku mendengar dengan jelas suara mu yang ku sukai. berputar dalam kepala ini. berputar setiap waktu. seperti candu.
bahkan malam ini pun menjerat pilu. dan pagi tersedu sedu.
aku menanti terang, hanya agar hati segera pulang dan menyadarkan. lalu menampar.
ini kah luka ?
ini kah cinta ?
ini kah rasa suka ?
apakah patah hati itu seperti ini ?
aku bisa setegar karang yang tak gentar di terjang badai.
tapi aku bisa serapuh kaca yang akan pecah jika kau sentuh sedikit saja. remuk tak bersisa.
dan aku bertanya:
“kini kotak itu tersesat di mana ? hati ku masih di dalam nya.."
…
aku tidak sengaja
Aku tidak sengaja jatuh cinta. Aku tidak sengaja mencuri-curi pandang ketika aku bersama kamu. Dan ketika kamu melihat ke arahku, aku tidak sengaja membuang pandanganku sejauh-jauhnya, lebih jauh dari rekor lempar lembing yang pernah tercipta, hanya untuk tetap menjaga kamu tidak tahu aku sedang memandangmu.
Aku tidak sengaja merasa senang berada dalam satu momen bersamamu. Aku tidak sengaja mengharapkan kamu ada ketika kamu dan aku tidak dalam ruang dan waktu yang sama. Celingukanku membuktikannya.
Aku tidak sengaja berharap semua barang yang kupinjamkan padamu tidak kamu kembalikan sekaligus. Aku tidak sengaja berharap kamu meminjam satu barang lagi dariku setiap kamu mengembalikan barang lainnya. Semuanya tidak sengaja beralasan agar kita tetap bertemu.
Aku tidak sengaja mengaktifkan phenylethylamine dari sistem limbik otakku saat dekat kamu. Dan itu memicu euphoria. Aku tidak sengaja sangat suka suara tawamu terhadap leluconku. Ketika kamu aku goda, aku tidak sengaja nyaman menerima cubitan manja kamu yang mendarat di perutku. Aku tidak sengaja panik jika kehabisan bahasan obrolan ketika aku berbincang dengan kamu. Rasanya dimensi waktu lari terbirit-birit jika aku sedang bersama kamu, seolah kebersamaan aku dan kamu begitu menakutkan bagi waktu.
Aku tidak sengaja menawarkan baju hangatku ketika kamu kedinginan. Ah, aku tidak sengaja terus membayangkan wangi parfummu yang tertinggal di baju hangatku. Terus menerus, hingga pagi menjelang, handphone-ku adalah yang pertama ku-check. Aku tidak sengaja kecewa jika ada SMS namun bukan kamu pengirimnya. Aku tidak sengaja khawatir jika tidak tahu kabarmu.
Demi Tuhan, aku tidak sengaja uring-uringan ketika kamu tidak ada di tempat biasanya ketika aku cari. Aku tidak sengaja mencari tahu banyak hal tentangmu.
Aku tidak sengaja jatuh cinta kepadamu. Aku tidak sengaja benci membayangkan ini semua hanya pesan yang gagal aku decode dengan baik. Pesan yang kamu kirimkan begitu rumit, atau alat pen-decode-ku yang kalut tertutupi canggung, takut, rindu, cemas, harap, dan kawan-kawannya?
Aku tidak sengaja menjadikanmu “karena” dalam setiap “mengapa” yang bermuara di benakku.
Maaf, aku tidak sengaja…
Kamu tidak harus sengaja untuk jatuh cinta.
*Dua teori yang pernah aku dengar: 1) Otak tidak bisa menerima kata ‘tidak’ 2) Tidak ada ketidaksengajaan di dunia ini.
Aku tidak sengaja merasa senang berada dalam satu momen bersamamu. Aku tidak sengaja mengharapkan kamu ada ketika kamu dan aku tidak dalam ruang dan waktu yang sama. Celingukanku membuktikannya.
Aku tidak sengaja berharap semua barang yang kupinjamkan padamu tidak kamu kembalikan sekaligus. Aku tidak sengaja berharap kamu meminjam satu barang lagi dariku setiap kamu mengembalikan barang lainnya. Semuanya tidak sengaja beralasan agar kita tetap bertemu.
Aku tidak sengaja mengaktifkan phenylethylamine dari sistem limbik otakku saat dekat kamu. Dan itu memicu euphoria. Aku tidak sengaja sangat suka suara tawamu terhadap leluconku. Ketika kamu aku goda, aku tidak sengaja nyaman menerima cubitan manja kamu yang mendarat di perutku. Aku tidak sengaja panik jika kehabisan bahasan obrolan ketika aku berbincang dengan kamu. Rasanya dimensi waktu lari terbirit-birit jika aku sedang bersama kamu, seolah kebersamaan aku dan kamu begitu menakutkan bagi waktu.
Aku tidak sengaja menawarkan baju hangatku ketika kamu kedinginan. Ah, aku tidak sengaja terus membayangkan wangi parfummu yang tertinggal di baju hangatku. Terus menerus, hingga pagi menjelang, handphone-ku adalah yang pertama ku-check. Aku tidak sengaja kecewa jika ada SMS namun bukan kamu pengirimnya. Aku tidak sengaja khawatir jika tidak tahu kabarmu.
Demi Tuhan, aku tidak sengaja uring-uringan ketika kamu tidak ada di tempat biasanya ketika aku cari. Aku tidak sengaja mencari tahu banyak hal tentangmu.
Aku tidak sengaja jatuh cinta kepadamu. Aku tidak sengaja benci membayangkan ini semua hanya pesan yang gagal aku decode dengan baik. Pesan yang kamu kirimkan begitu rumit, atau alat pen-decode-ku yang kalut tertutupi canggung, takut, rindu, cemas, harap, dan kawan-kawannya?
Aku tidak sengaja menjadikanmu “karena” dalam setiap “mengapa” yang bermuara di benakku.
Maaf, aku tidak sengaja…
Kamu tidak harus sengaja untuk jatuh cinta.
*Dua teori yang pernah aku dengar: 1) Otak tidak bisa menerima kata ‘tidak’ 2) Tidak ada ketidaksengajaan di dunia ini.
tutup buku
Selalu saja.. Setiap kali aku sudah merasa tenang dan nyaman, sudah bisa makan dengan selera, dan sudah bisa tertawa dengan lega, kamu datang lagi mengacaukan segalanya.. Membuat hari yang semula cerah ceria menjadi buruk begitu saja..
Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan.. Berhentilah memperlakukanku seolah benar-benar masih ada kata 'kita'.. Pergilah, dan jangan membahas lagi apa yang telah aku tinggalkan, aku tidak akan mengambilmu kembali, tidak sekalipun hanya sepotong kuku..
Perasaanku sudah menguap sejak lama, berhentilah mengira itu masih tetap ada.. Aku bilang tidak, bahkan tidak secuil pun di sudut terjauhnya.. Kesalahanku kemarin hanya satu: menunda-nunda melarikan diri darimu.. Aku akan mengatakannya berulangkali, sampai tertanam di kepalamu dan kamu menjadi sedikit lebih mengerti..
Lepaskan aku dan carilah perempuan yang lebih mengertimu.. Masih ada banyak yang lebih dari aku.. Bukan karena aku peduli padamu.. Bukan karena aku ingin kamu bahagia.. Aku hanya ingin kamu pergi dan tak lagi menggangguku..
Karena sudah kubilang berulangkali kepadamu, bukan?! Hiduplah dalam kehidupanmu sendiri.. Bukan dalam kehidupanku.. Tidak pula dalam kehidupanmu dan tetap bersamaku..
Sekali kubilang selamat tinggal, maka tidak akan ada aku mengucap selamat datang, tidak juga berkata sampai jumpa lagi..
Ini sudah final.. Sudah titik.. Bukunya sudah aku tutup.. Dan aku bakar hingga mengabu.. Lalu tertiup angin.. Terbang menjauhiku..
Dan menghilang di depan mataku..
#Biarkan saja aku.. Aku sudah lega hidup tanpamu..
Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan.. Berhentilah memperlakukanku seolah benar-benar masih ada kata 'kita'.. Pergilah, dan jangan membahas lagi apa yang telah aku tinggalkan, aku tidak akan mengambilmu kembali, tidak sekalipun hanya sepotong kuku..
Perasaanku sudah menguap sejak lama, berhentilah mengira itu masih tetap ada.. Aku bilang tidak, bahkan tidak secuil pun di sudut terjauhnya.. Kesalahanku kemarin hanya satu: menunda-nunda melarikan diri darimu.. Aku akan mengatakannya berulangkali, sampai tertanam di kepalamu dan kamu menjadi sedikit lebih mengerti..
Lepaskan aku dan carilah perempuan yang lebih mengertimu.. Masih ada banyak yang lebih dari aku.. Bukan karena aku peduli padamu.. Bukan karena aku ingin kamu bahagia.. Aku hanya ingin kamu pergi dan tak lagi menggangguku..
Karena sudah kubilang berulangkali kepadamu, bukan?! Hiduplah dalam kehidupanmu sendiri.. Bukan dalam kehidupanku.. Tidak pula dalam kehidupanmu dan tetap bersamaku..
Sekali kubilang selamat tinggal, maka tidak akan ada aku mengucap selamat datang, tidak juga berkata sampai jumpa lagi..
Ini sudah final.. Sudah titik.. Bukunya sudah aku tutup.. Dan aku bakar hingga mengabu.. Lalu tertiup angin.. Terbang menjauhiku..
Dan menghilang di depan mataku..
#Biarkan saja aku.. Aku sudah lega hidup tanpamu..
Tentang Hujan
Aku rindu hujan turun.. Hujan ketika aku dengan nyaman memelukmu dari belakang.. Hujan ketika kamu mencari tangan kiriku lalu kamu simpan kembali di dadamu.. Hujan ketika hanya ada suara titik-titik berjatuhan dan rentak jantungmu bergaung berima di telapak tanganku.. Hujan ketika kita hanya tertawa berdua atau ketika aku menutup mata merasai bias air terpendar cahaya lampu di jalan..
Sekarang saat hujan turun dan kamu tak lagi ada disini, aku jadi amat terluka.. Air mataku memang tak sederas hujan malam itu.. Air mataku tertahan di dada, pecah tanpa sedikit pun suara, hatiku pedih dan jiwaku hampa.. Apa yang lebih buruk dari itu semua??
Hingga sekarang, wangi badanmu di waktu hujan masih saja tertangkap penciumanku.. Berbaur sempurna dengan aroma tetes hujan yg basah di tanah dan rumput dedaunan..
Kesayanganku, aku selalu rindu hujan turun saat bersamamu.. Sungguh,, aku ingin lupa caranya menangis.. Tapi entah kenapa setiap kali hujan datang, menangis menjadi terlalu mudah bagiku.. Kali lain aku berharap ketika hujan turun dan air mataku terberai, kamu ada dan menyeka mata basahku lalu menggenggam jari jemariku seperti dulu.. Atau mungkin akan lebih baik ketika satu hari hujan kembali datang, aku tak lagi menangis hanya karena tiba-tiba mengingatmu,, mengingat bagaimana caramu pergi dan menghujam jantungku...
Sekarang saat hujan turun dan kamu tak lagi ada disini, aku jadi amat terluka.. Air mataku memang tak sederas hujan malam itu.. Air mataku tertahan di dada, pecah tanpa sedikit pun suara, hatiku pedih dan jiwaku hampa.. Apa yang lebih buruk dari itu semua??
Hingga sekarang, wangi badanmu di waktu hujan masih saja tertangkap penciumanku.. Berbaur sempurna dengan aroma tetes hujan yg basah di tanah dan rumput dedaunan..
Kesayanganku, aku selalu rindu hujan turun saat bersamamu.. Sungguh,, aku ingin lupa caranya menangis.. Tapi entah kenapa setiap kali hujan datang, menangis menjadi terlalu mudah bagiku.. Kali lain aku berharap ketika hujan turun dan air mataku terberai, kamu ada dan menyeka mata basahku lalu menggenggam jari jemariku seperti dulu.. Atau mungkin akan lebih baik ketika satu hari hujan kembali datang, aku tak lagi menangis hanya karena tiba-tiba mengingatmu,, mengingat bagaimana caramu pergi dan menghujam jantungku...
#deardiary
Hari ini itu terjadi lagi, aku takut, begitu takut. mengapa semua harus terjadi padaku Tuhan?penyakit ini menyiksaku. sakit rasanya ingin pergi saja, namun aku masih punya seseorang yang tak bisa aku tinggalkan........mama. Dia semangatku, dia inspirasi dan hidupku, tanpa mama aku gak yau harus gimana, kalo aku pergi yang jaga mama siapa? :'( Tuhan engkau tau yang terbaik jaga mama untukku :')
aku punya rasa ini,tapi aku menyimpannya
aku suka rasa ini, namun ternyata ia menyakitkan
aku punya banyak sesuatu yang haru ku pikirkan,namun aku teteap memikirkannya
mengapa Tuhan?
mengapa pikiran ini terus tersita oleh nya?
apa kah mungkin aku jatuh cinta?
tapi mengapa itu begitu sakit?
begitu menyiksa dan memaksa
Bukankah cinta itu indah?
bukan kan cinta itu harusnya bahagia?
mengapa kami seperti air dan minyak yang tak bisa melebur dan menjadi satu?
Tuhan jika memang dia ditakdirkan dekatkan lah dia untuk ku
jauhkan lah pebedaan diantara kamu
aku suka rasa ini, namun ternyata ia menyakitkan
aku punya banyak sesuatu yang haru ku pikirkan,namun aku teteap memikirkannya
mengapa Tuhan?
mengapa pikiran ini terus tersita oleh nya?
apa kah mungkin aku jatuh cinta?
tapi mengapa itu begitu sakit?
begitu menyiksa dan memaksa
Bukankah cinta itu indah?
bukan kan cinta itu harusnya bahagia?
mengapa kami seperti air dan minyak yang tak bisa melebur dan menjadi satu?
Tuhan jika memang dia ditakdirkan dekatkan lah dia untuk ku
jauhkan lah pebedaan diantara kamu
Minggu, 21 Agustus 2011
BLOG BARU
HAHAHHA alhamdulilah ya *syahrini* blog baru jadi juga setelaaaaaaaaaaaaaaaah sekiaaaaaaaaaaaaaan lama gue menantikan hahahah setelah sekian lama haha gue seneng :*
Langganan:
Postingan (Atom)